Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah lahan kosong di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu siang, 18 Maret 2026, yang menghanguskan tumpukan pipa paralon dan gulungan kabel bekas. Kobaran api yang membubung tinggi disertai asap hitam pekat sempat memicu kepanikan warga sekitar karena lokasi kejadian berada cukup dekat dengan area pemukiman dan gudang material. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menerima laporan insiden tersebut pada pukul 13.45 WIB dan segera mengerahkan kekuatan penuh ke titik api. Mengingat material yang terbakar didominasi oleh unsur plastik yang mudah menyulut api, si jago merah merambat dengan sangat cepat dan menyelimuti ruas jalan di sekitarnya dengan polusi asap yang pekat.
Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna menjinakkan api yang terus berkobar di tumpukan material sisa tersebut. Petugas di lapangan sempat menghadapi tantangan teknis karena sifat pipa plastik yang meleleh saat terbakar, sehingga menciptakan titik api tersembunyi di bagian bawah tumpukan. Namun, melalui penanganan intensif selama kurang lebih 45 menit, tim pemadam berhasil melokalisir perambatan api agar tidak menyambar bangunan gudang yang berada tepat di sebelahnya. Setelah api utama berhasil dikuasai, personel Gulkarmat melanjutkan dengan prosedur pendinginan menyeluruh guna memastikan tidak ada potensi penyalaan kembali di tengah cuaca panas yang menyengat pada pertengahan Maret ini.
Berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan sejumlah saksi, pemicu kebakaran diduga kuat berasal dari faktor kelalaian manusia berupa pembuangan puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan. Beberapa warga melaporkan sempat melihat sejumlah orang beristirahat di sekitar lokasi sebelum api muncul, di mana puntung rokok yang dibuang diduga menyambar tumpukan sampah kering hingga merembet ke pipa plastik. Kondisi cuaca yang sangat terik disertai embusan angin kencang di lahan terbuka mempercepat eskalasi api dalam waktu singkat. Pihak Kepolisian Sektor Kramat Jati kini telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta meminta keterangan dari pemilik lahan guna memastikan kronologi peristiwa secara mendalam.
Insiden ini sempat mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan sekitar lokasi karena banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan proses pemadaman. Namun, arus lalu lintas dilaporkan telah kembali normal pada Rabu sore setelah armada pemadam mulai meninggalkan lokasi kejadian. Otoritas pemadam kebakaran mengimbau keras masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan aktivitas pembakaran sampah di lahan terbuka, terutama di tengah kondisi suhu udara yang ekstrem guna mencegah bencana serupa. Dengan tuntasnya penanganan ini, warga diharapkan lebih waspada terhadap potensi risiko kebakaran domestik yang dipicu oleh kelalaian kecil di area terbuka.





