Timor Tengah Selatan, 16 Desember – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, ketika sepasang suami istri (pasutri) kehilangan nyawa setelah ditabrak oleh mobil dinas milik Kepala Kejaksaan Negeri TTS. Peristiwa ini berlangsung pada Senin sore, sekitar pukul 15.25 Wita, di jalan raya Fatumetan, Desa Bointuka, Kecamatan Batu Putih.
Korban dari kecelakaan ini adalah Jhon Hermen Fangidae (44) dan Serly Maria Oktavia Selan (40), warga Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih. Menurut Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Rally Lerik, kecelakaan tersebut melibatkan mobil dinas dengan nomor polisi DH 3 WD yang dikemudikan oleh Muhamad Najib Syahroni. Mobil tersebut menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Jhon dan Serly. Rally menjelaskan bahwa mobil dan sepeda motor datang dari arah yang berlawanan. Mobil Inova DH 3 WD melaju dari arah Batu Putih menuju Kota Soe, sementara sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai korban datang dari arah sebaliknya. Saat tiba di lokasi kejadian, mobil keluar jalur dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan, menyebabkan pasutri tersebut terjatuh dan meninggal dunia di tempat.
Setelah kecelakaan terjadi, kedua jenazah korban segera dibawa ke RSUD Soe. Sementara itu, pengemudi mobil langsung diamankan oleh Unit Laka Sat Lantas Polres TTS. Tim olah TKP dari Unit Laka Sat Lantas Polres TTS juga segera turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Barang bukti berupa sepeda motor dan mobil Innova sudah diamankan,” ujar Iptu Rally Lerik.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa saat kecelakaan terjadi, Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan, Sumantri, berada di dalam mobil tersebut dan duduk di samping kiri pengemudi. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peran atau keterlibatan Sumantri dalam insiden ini.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang merenggut nyawa di wilayah tersebut. Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan memastikan keadilan bagi keluarga korban. Tragedi ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.





