Sebuah insiden memilukan mengguncang Pondok Pesantren Darud Dakwah Wal Irsyad (DDI) Patobong, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Seorang santri bernama Sahwa, berusia 14 tahun, kehilangan nyawanya setelah terperangkap dalam kobaran api di kamarnya. Tragedi ini terjadi saat Sahwa berusaha menyelamatkan Al Quran dan pakaian miliknya ketika api melahap asrama.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan, kebakaran diduga bermula dari salah satu kamar asrama.
“Api diduga berasal dari percikan pada colokan kipas angin dalam kamar asrama pondok pesantren. Kemudian percikan api itu ditiup angin sehingga api semakin besar dan menjalar ke seluruh asrama putra,” ungkapnya.
Pada saat kejadian, Sahwa sedang berada di masjid untuk menunaikan ibadah Salat Dhuhur. Ketika melihat kobaran api di asramanya, ia segera menuju ke kamarnya dengan maksud menyelamatkan barang-barang berharga miliknya. Namun, upaya tersebut berakhir tragis ketika Sahwa terjebak di dalam kamar.
“Korban dalam kejadian tersebut akibat terjebak dalam kamar pada saat berusaha mengambil pakaian dan kitab Al Qur’an miliknya dalam kamar,” jelas Iptu Andi Reza.
Api berhasil dipadamkan setelah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pinrang mengerahkan tiga unit armada. Meskipun demikian, penyebab pasti kebakaran tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik, tapi kita masih selidiki lebih dulu,” kata Iptu Andi Reza.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh penghuni pondok pesantren. Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan pencegahan kebakaran di lingkungan asrama. Diharapkan, dengan adanya penyelidikan lebih lanjut, dapat ditemukan langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Kebakaran di Pondok Pesantren DDI Patobong yang menewaskan seorang santri menjadi peristiwa tragis yang menggugah kesadaran akan pentingnya keselamatan di lingkungan pendidikan. Dengan penyelidikan yang sedang berlangsung, diharapkan dapat ditemukan penyebab pasti dan solusi untuk mencegah kejadian serupa. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu waspada dan memastikan keamanan di lingkungan sekitar.





