Dalam sebuah momen yang memukau, Kaleela, putri dari Zita Anjani, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, berhasil mencuri perhatian publik. Gadis berusia 11 tahun ini menyampaikan presentasi yang mendalam mengenai pola belajar Quran di rumahnya, yang menurutnya kurang efektif. Kaleela tidak hanya sekadar berpendapat, tetapi juga menyusun data dan hipotesis untuk mendukung argumennya, menunjukkan kedewasaan berpikir yang melampaui usianya.
Dalam video yang diunggah oleh Zita di Instagram, Kaleela tampak percaya diri saat menjelaskan temuannya dengan poin-poin yang telah ia siapkan di ponsel. Ia mengkritisi pola belajar yang ada dan menawarkan pendekatan baru yang menurutnya lebih baik. Netizen pun ramai memberikan komentar, banyak yang kagum dengan cara berpikirnya yang dianggap lebih dewasa dari usianya.
Komentar positif membanjiri unggahan tersebut. Salah satu warganet menulis, “Presentasinya rapih banget gampang di pahami,” menunjukkan apresiasi terhadap cara Kaleela menyampaikan idenya. Warganet lainnya menulis, “kalah pinter bahasa Inggris aku,” yang menyoroti kemampuan Kaleela dalam berpresentasi dalam bahasa Inggris.
Bakat analisis Kaleela mendapat sorotan, mengingat Zita Anjani sendiri dikenal sebagai figur yang aktif dalam berbagai diskusi kebijakan. “I love you, Kakak. Semoga ilmu ngajinya bisa kita terapin bersama-sama,” ujar Zita dalam unggahannya, menunjukkan dukungan dan kebanggaannya terhadap putrinya.
Kaleela, dengan keberanian dan kecerdasannya, telah menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkontribusi dalam diskusi yang lebih besar. Dukungan dari keluarga dan apresiasi dari publik menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan berani menyuarakan pendapat mereka. Dengan bakat dan semangat yang dimiliki, Kaleela berpotensi menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya untuk berani berpikir kritis dan kreatif.





