Bandara John Becker Kisar, yang terletak di Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, diterjang angin puting beliung pada Sabtu malam (22/3). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.30 WIT, mengakibatkan kerusakan berat pada atap terminal bandara. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini.
Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dalam pernyataan tertulisnya pada Minggu (23/3), menegaskan bahwa meskipun atap terminal mengalami kerusakan parah, kondisi sisi udara bandara tetap berfungsi normal. “Penerbangan dapat beroperasi seperti biasa,” ujar Lukman.
Untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan lancar, pihak bandara akan memanfaatkan gedung VIP milik Pemda setempat sebagai langkah mitigasi sementara. Selain itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) telah menginstruksikan pihak Bandara John Becker Kisar untuk melakukan koordinasi dengan pihak internal Ditjen Hubud serta mitra kerja eksternal guna menangani kerusakan fasilitas bandara.
Bandara John Becker Kisar saat ini melayani penerbangan Angkutan Udara Perintis Penumpang dengan beberapa rute. Penerbangan menuju Ambon PP dilayani pada hari Selasa dan Rabu, sementara tujuan Moa PP tersedia pada hari Selasa dan Sabtu. Selain itu, rute menuju Kupang PP juga dilayani pada hari Selasa.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi operasional bandara. Pihak berwenang diharapkan dapat terus meningkatkan pengawasan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat, guna memastikan keselamatan dan kenyamanan para penumpang serta operasional bandara yang optimal.





