Pada H+5 Idulfitri 1446 H, Jumat pagi, rekayasa lalu lintas satu arah diterapkan di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Sistem ini diberlakukan dari arah Jakarta menuju Puncak, sebagai upaya untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Informasi ini diumumkan melalui unggahan di akun Instagram resmi Korlantas Polri.
Dalam unggahan tersebut, dijelaskan bahwa penerapan skema satu arah bersifat situasional, menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang ada. Pengendara diimbau untuk menjaga jarak aman dan memperhatikan batas kecepatan saat berkendara. Selain itu, kewaspadaan terhadap kondisi jalan sangat diutamakan, serta memastikan saldo E-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Sebelumnya, pada Kamis pagi, polisi juga telah memberlakukan sistem satu arah ke arah Puncak. Kemudian, pada siang harinya, sistem satu arah diterapkan ke arah bawah. Langkah ini diambil untuk mengatur arus kendaraan yang keluar dan masuk kawasan Puncak, sehingga dapat mengurangi kemacetan yang sering terjadi, terutama pada masa libur Lebaran.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak masyarakat untuk berwisata ke Puncak. Ia menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Puncak telah pulih dari dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada awal Maret 2025. “Kami mengajak seluruh warga Jabodetabek yang tidak melaksanakan mudik, kita punya destinasi wisata yang cukup banyak pilihan, ya itu kawasan Puncak, silahkan datang,” ujar Rudy.
Pemulihan wilayah Puncak dari bencana banjir dan longsor menjadi salah satu faktor yang mendorong pemerintah daerah untuk kembali mempromosikan kawasan ini sebagai destinasi wisata. Dengan infrastruktur yang telah diperbaiki dan kondisi yang lebih aman, diharapkan wisatawan dapat menikmati keindahan alam Puncak tanpa khawatir akan keselamatan.
Penerapan rekayasa lalu lintas satu arah di jalur wisata Puncak merupakan langkah antisipatif yang diambil untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan selama masa libur Lebaran. Dengan skema yang bersifat situasional dan imbauan keselamatan yang ketat, diharapkan perjalanan wisatawan menuju dan dari Puncak dapat berjalan lancar dan aman. Ajakan Bupati Bogor untuk berwisata ke Puncak juga menjadi sinyal positif bahwa kawasan ini siap menyambut kembali para pengunjung dengan berbagai pilihan destinasi yang menarik.





