Wali Kota Solo Respati Ardi Berkomitmen Atasi Banjir di Simpang Tujuh Joglo

Redaksi RuangInfo

Wali Kota Solo, Respati Ardi, bertekad untuk menanggulangi problematika banjir yang telah merendam ratusan hunian warga di beberapa kelurahan sekitar simpang tujuh Joglo. Sejumlah warga mengeluhkan bahwa banjir di kawasan ini semakin parah sejak pemerintah melakukan perubahan pada persimpangan kereta sebidang jalan dengan membangun jalur kereta api layang (elevated rail) dan underpass.

Proyek infrastruktur tersebut menyebabkan penyempitan saluran drainase dari permukiman warga menuju anak sungai Bengawan Solo, karena terpotong oleh underpass. Hal ini memperburuk kondisi banjir di kawasan tersebut, terutama saat hujan deras melanda.

Untuk mengatasi masalah ini, Ardi mengungkapkan rencana pembuatan kolam retensi dan perbaikan saluran drainase. “Dari kemarin kita sudah berkoordinasi dengan balai-balai di bawah Kementerian PU (Pekerjaan Umum) untuk segera menyelesaikan penambahan drainase dan kolam retensi,” ujar Respati.

Respati menyebut bahwa penambahan drainase dan kolam retensi tersebut akan dibangun menggunakan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum. “Kita akan segera surati Menteri PU untuk penambahan kolam retensi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Respati menjelaskan bahwa kolam retensi rencananya akan dibangun di lahan milik TNI AD yang berada tak jauh dari simpang Joglo. Berkas-berkas terkait pemanfaatan lahan TNI AD tersebut sudah diselesaikan. “Dokumen-dokumen sudah kita selesaikan, tinggal pengerjaannya saja,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah kampung di Kelurahan Banjarsari dan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, terendam banjir akibat hujan deras selama lebih dari empat jam pada Kamis (3/3). Banjir juga menggenangi underpass Joglo hingga mengakibatkan sejumlah sepeda motor yang melintas mogok.

Ketua RW 01 Kampung Sambirejo, Agus Setyo Utomo, menyatakan bahwa sebagian wilayahnya memang sudah menjadi langganan banjir. Namun, banjir kali ini merupakan yang terparah. “Dulu paling cuma sampai lutut orang dewasa. Sekarang sampai dada,” ungkapnya.

Komitmen Wali Kota Solo Respati Ardi untuk mengatasi banjir di simpang tujuh Joglo diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi warga yang terdampak. Dengan adanya rencana pembuatan kolam retensi dan perbaikan saluran drainase, diharapkan masalah banjir di kawasan ini dapat teratasi dan tidak lagi mengganggu kehidupan sehari-hari warga. Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum menjadi kunci dalam menyelesaikan permasalahan ini.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *