Korban Jiwa Banjir Bandang di Thailand Selatan Meningkat Menjadi 25 Orang

Redaksi RuangInfo

Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda kawasan selatan Thailand kini melonjak menjadi 25 orang. Angka ini meningkat dari sebelumnya yang tercatat 12 orang. Informasi ini disampaikan oleh seorang pejabat Thailand yang enggan disebutkan namanya pada Selasa (3/12) waktu setempat.

Pejabat tersebut juga mengungkapkan bahwa hujan deras yang saat ini mengguyur Thailand diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi Thailand, seperti dilansir AFP, mengonfirmasi bahwa curah hujan tinggi diprediksi akan terus mengguyur hingga 5 Desember mendatang.

Pemerintah Thailand telah mengerahkan tim penyelamat untuk mengevakuasi para korban yang terdampak banjir. Selain itu, pemerintah Negeri Gajah Putih juga telah mengalokasikan dana sebesar 50 juta baht atau setara dengan Rp23 miliar untuk membantu korban banjir di setiap provinsi. Dari jumlah tersebut, setiap keluarga yang terdampak akan menerima bantuan sekitar 9000 baht atau setara dengan Rp4 juta.

Banjir bandang yang melanda wilayah Thailand selatan terjadi pada Sabtu (30/11) pekan lalu, menyebabkan 12 orang tewas. Rincian korban tewas saat itu meliputi 5 orang di Songkhla, 3 di Pattani, 2 di Narathiwat, dan masing-masing 1 korban di Phatthalung dan Yala. Bencana ini memaksa sekitar 22 ribu warga Thailand untuk meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut para ahli, banjir bandang ini disebabkan oleh angin muson tahunan yang baru-baru ini bertiup ke Thailand. Namun, mereka juga meyakini bahwa perubahan iklim turut menjadi faktor utama yang memicu bencana mematikan ini. Para ahli menekankan pentingnya langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak bencana serupa di masa depan.
Dengan situasi yang masih belum sepenuhnya terkendali, pemerintah dan masyarakat Thailand diharapkan dapat bekerja sama untuk menghadapi tantangan ini dan meminimalkan kerugian lebih lanjut.

Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *