Golkar Dominasi Kabinet Prabowo: Delapan Kader Jadi Menteri

Redaksi RuangInfo

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan penuh kebanggaan mengumumkan bahwa delapan kader partainya telah dipercaya untuk mengemban amanah sebagai menteri dalam kabinet Pemerintahan Prabowo Subianto. Menurut Bahlil, jumlah ini merupakan yang terbanyak sejak era reformasi. 

“Dalam momentum pemerintahan ini, kami diberikan kepercayaan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden untuk menjadi anggota kabinet, kurang lebih sekitar 8 orang menterinya,” ungkap Bahlil saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR dan DPRD Golkar di Jakarta Barat.

Selain delapan menteri, Bahlil juga menyebutkan bahwa ada kader Golkar yang menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko), satu menjabat sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), dan tiga lainnya sebagai wakil menteri. Hal ini menunjukkan posisi strategis yang dipegang oleh kader Golkar dalam pemerintahan saat ini.

Bahlil mengungkapkan bahwa ia sempat mempertanyakan jumlah menteri Golkar saat partai tersebut dipimpin oleh Aburizal Bakrie. 

“Saya tadi tanya kepada para senior, terutama Bang Ical karena yang hadir di sini Bang Ical. ‘Bang waktu abang jadi ketum berapa menterinya, 5 lil’,” kata Bahlil menirukan percakapan dengan Aburizal Bakrie. 

Ia juga menyinggung jumlah menteri Golkar saat Jusuf Kalla menjabat sebagai Wakil Presiden, menegaskan bahwa saat ini adalah periode dengan jumlah menteri Golkar terbanyak.

Bahlil menekankan pentingnya mensyukuri perolehan posisi menteri ini dan meminta para kader untuk bekerja demi kepentingan negara. 

“Kita harus gunakan jabatan ini dengan baik, harus kedepankan kepentingan umum, kepentingan negara, kesejahteraan rakyat. Jadi urusan elektoral biarlah kerja-kerja partai dan urusan menteri jangan bicara elektoral,” ujarnya.

Saat ini, kabinet Prabowo terdiri dari 48 menteri, di mana 23 di antaranya berasal dari partai politik. Golkar tercatat sebagai partai dengan jumlah menteri terbanyak dalam kabinet Prabowo. Sementara itu, Partai Gerindra yang dipimpin langsung oleh Prabowo hanya mendapatkan jatah lima menteri. Hal ini menunjukkan dominasi Golkar dalam pemerintahan saat ini dan menegaskan peran penting partai tersebut dalam mendukung kebijakan pemerintah.

Dengan delapan kadernya yang menduduki posisi menteri, Golkar menunjukkan pengaruh signifikan dalam kabinet Prabowo. Bahlil Lahadalia berharap agar para kader dapat menjalankan tugas dengan baik dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan partai. Dominasi Golkar ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pemerintahan dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *