Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya mengakselerasi kemajuan sektor peternakan melalui berbagai strategi jitu, termasuk pelatihan dan pendampingan bagi para peternak. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana (sarpras) juga diberikan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha peternakan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyerahan bantuan sarpras di Hotel Tanjung Plaza Prigen.
Dalam acara tersebut, Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyerahkan sejumlah sarpras penting kepada para peternak yang tersebar di berbagai kecamatan. Bantuan ini mencakup sarpras pengolahan pakan silase, pakan konsentrat, dan kompos.
“Saya titip pesan kepada kelompok penerima bantuan bisa memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan sarpras peternakan yang telah diberikan,” ujar Nurkholis yang didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, Ainur Alfiyah.
Bantuan sarpras pengolahan pakan silase diberikan sebanyak 10 paket, yang terdiri dari 1 unit mesin chooper, 10 unit tong plastik, 1 terpal plastik, 10 unit cangkul, 10 unit sekrop, dan 36 botol probiotik. Untuk sarpras pengolahan pakan konsentrat, juga disediakan 10 paket yang meliputi 1 unit mesin diskmill, 10 unit tong plastik, 10 unit cangkul, 10 unit sekrop, 1 unit timbangan digital, 1 unit mesin jahit karung, 1 unit terpal, dan 36 botol probiotik. Sementara itu, sarpras pengolahan kompos terdiri dari 10 paket yang mencakup 1 unit mesin pencacah kompos, 10 unit tong, 10 unit cangkul, 30 unit sekrop, 1 unit gerobak dorong, 1 unit timbangan digital, 1 unit mesin jahit karung, 1 unit alat sablon, 1 unit sealer plastik, 1 unit terpal, dan 36 botol decomposer.
Bantuan ini diserahkan kepada 90 orang yang merupakan perwakilan dari Kelompok Ternak penerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) 2024. Secara simbolis, bantuan diterima oleh perwakilan Kelompok Ternak penerima Dana Alokasi Umum (DAU), Petugas Teknis Kecamatan, Petugas Inseminasi Buatan (IB) Swadaya, dan staf Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bakti Jati Permana, Camat, dan Kepala Desa, Nurkholis juga berkeliling memantau bantuan sarpras yang diterima Kelompok Peternak. Ia berharap agar peternak dapat lebih produktif dalam memajukan usaha agribisnisnya.
“Semoga bermanfaat untuk kemajuan bersama para anggota Kelompok Tani Ternak,” tutur Nurkholis.
Kabupaten Pasuruan memiliki potensi peternakan yang sangat besar. Tercatat populasi ternak seperti sapi perah mencapai 90.096 ekor, sapi potong 95.415 ekor, domba 65.503 ekor, kambing 82.946 ekor, ayam petelur 1.766.803 ekor, dan ayam pedaging 1.772.803 ekor. Potensi besar ini dapat mendukung perkembangan agribisnis peternakan di Kabupaten Pasuruan.
Selain sektor peternakan rakyat, Kabupaten Pasuruan juga menarik investasi dari perusahaan besar seperti PT Japfa Comfeed Indonesia, PT Charoen Pokphand, PT Super Unggas Jaya, hingga industri pengolahan susu seperti PT Nestle dan PT Cimory. Namun, di tengah peluang besar tersebut, peternakan rakyat menghadapi tantangan untuk maju dan mandiri. Oleh karena itu, Pemkab Pasuruan hadir memberikan solusi melalui peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, serta fasilitas sarpras untuk menunjang kelangsungan usaha. Dengan langkah-langkah strategis dan dukungan yang diberikan, diharapkan sektor peternakan di Kabupaten Pasuruan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah. Dukungan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak dan masyarakat sekitar.





