Pada dini hari Minggu (23/3) sekitar pukul 02.00 WIB, sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di sebuah masjid di Babelan, Kabupaten Bekasi. Plafon masjid tersebut tiba-tiba runtuh dan menimpa warga yang sedang melakukan iktikaf. Insiden ini mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka.
Peristiwa ini terekam oleh kamera CCTV dan dengan cepat menyebar di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah video tersebut adalah @infobekasi di Instagram. Dalam video yang beredar, terlihat jelas sejumlah warga sedang khusyuk beribadah iktikaf ketika plafon masjid mendadak runtuh menimpa mereka.
Kapolsek Babelan, Kompol Judika Sinaga, memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. “Peristiwa terjadi saat jemaah warga melaksanakan itikaf atau ibadah di dalam masjid. Atas terjadinya peristiwa tersebut mengakibatkan 4 orang mengalami luka ringan akibat tertimpa runtuhan plafon,” ungkapnya kepada wartawan pada Rabu (26/3).
Judika menjelaskan bahwa keempat korban yang mengalami luka-luka masing-masing berinisial N (15) dengan luka ringan di kepala, K (42) dengan luka ringan di kaki, S (17) dengan luka ringan di kaki, dan PA (15) juga dengan luka ringan di kaki. Setelah kejadian, para korban segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut Kompol Judika, secara keseluruhan, korban hanya mengalami luka ringan dan menganggap insiden tersebut sebagai musibah. “Secara keseluruhan korban hanya mengalami luka ringan dan korban menganggap peristiwa tersebut adalah musibah,” ujarnya.
Insiden ambruknya plafon masjid di Babelan ini menjadi perhatian publik, terutama bagi warga sekitar yang sering beribadah di masjid tersebut. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya memastikan kondisi bangunan tempat ibadah agar selalu dalam keadaan baik dan aman. Diharapkan pihak terkait dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.





