Kapolri Listyo Sigit Prabowo memperkirakan adanya eskalasi signifikan dalam jumlah pemudik yang akan kembali ke kampung halaman usai perayaan Lebaran. Berdasarkan proyeksi, diprediksi sekitar 2,1 juta jiwa akan melakukan mudik tahun ini. Namun, hingga H-1 Lebaran, tepatnya pada Minggu (30/3), masih ada sekitar 20 persen pemudik yang belum memulai perjalanan mereka.
Sigit menjelaskan bahwa gelombang arus mudik biasanya beriringan dengan kegiatan halal bihalal. “Biasanya, lonjakan ini akan terlihat pada Hari H dan H+1, di mana banyak orang yang masih melakukan perjalanan,” ungkap Sigit saat berada di Polda Metro Jaya, Minggu (30/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Sigit telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk mempersiapkan berbagai skenario guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. “Saya meminta seluruh jajaran untuk tetap mempersiapkan berbagai alternatif rekayasa lalu lintas, mulai dari contraflow, one way lokal, hingga one way nasional,” jelasnya.
Sigit juga menyoroti bahwa puncak arus mudik pada 28 Maret 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pada tanggal 28 Maret, tercatat sebanyak 258.383 kendaraan melintasi jalur tol, meningkat 1,1 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 255.634 kendaraan,” ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Penetapan ini diumumkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sidang isbat yang digelar pada Sabtu (29/3).
Dalam sidang isbat tersebut, disampaikan bahwa hilal masih berada di bawah ufuk dengan posisi minus 3 derajat hingga minus 1 derajat. Posisi ini belum memenuhi kriteria minimum yang ditetapkan, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. “Dengan demikian, berdasarkan hisab, data hilal hari ini belum memenuhi kriteria MABIMS,” ujar Menteri Nasaruddin di Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3).
“Oleh karena itu, berdasarkan hisab hilal Indonesia yang tidak memenuhi kriteria MABIMS, disepakati bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025,” tambahnya.
Dengan persiapan matang dan strategi yang telah dirancang, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat yang merayakan.





