Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memproyeksikan puncak arus balik Lebaran terjadi pada Selasa malam, 24 Maret 2026. Berdasarkan data pemantauan di lapangan, pergerakan masyarakat yang kembali ke ibu kota telah menunjukkan eskalasi signifikan sejak Senin kemarin dengan kenaikan jumlah penumpang mencapai 80 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan ini tersebar merata di tujuh terminal utama dan bantuan di Jakarta, yang mencakup Terminal Pulogebang, Kampung Rambutan, Kalideres, Tanjung Priok, Lebak Bulus, Grogol, hingga Muara Angke. Mobilitas tinggi ini mencerminkan berakhirnya masa libur panjang bagi warga yang sebelumnya melakukan perjalanan mudik ke berbagai wilayah di Jawa dan Sumatera.
Suasana di area kedatangan terminal-terminal tersebut mulai riuh dengan aktivitas penurunan penumpang yang membawa perlengkapan mudik khas seperti koper, tas jinjing, hingga kardus-kardus logistik berukuran besar. Para petugas di lapangan melaporkan bahwa arus kendaraan dari luar Jakarta menuju simpul-simpul transportasi utama terus mengalir deras sejak pagi hari. Di Terminal Kampung Rambutan, misalnya, pemudik disambut oleh para porter yang menawarkan jasa angkut serta ketersediaan moda lanjutan seperti LRT, taksi, dan ojek daring. Sinergi antarmoda ini diharapkan dapat mempercepat penguraian massa agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang terlalu lama di area terminal saat puncak arus balik pada Selasa malam.
Demi menjamin keamanan dan keselamatan para pemudik, Dishub DKI Jakarta mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat hanya menggunakan layanan transportasi resmi yang tersedia di lingkungan terminal. Penggunaan angkutan tidak resmi atau “gelap” sangat tidak disarankan karena memiliki risiko tinggi terhadap tindak kriminalitas dan pemerasan tarif. Syafrin menegaskan bahwa otoritas perhubungan mengutamakan proteksi maksimal bagi warga yang kembali ke Jakarta, sehingga kewaspadaan terhadap barang bawaan dan pemilihan moda transportasi lanjutan menjadi kunci utama perjalanan yang aman. Pengawasan di titik-titik rawan juga dilaporkan semakin diperketat guna mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan di tengah kepadatan arus balik pertengahan Maret 2026 ini.
Hingga Selasa petang, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional di seluruh gerbang masuk Jakarta. Petugas Dinas Perhubungan disiagakan di jalur-jalur krusial guna mengatur sirkulasi armada bus agar proses penurunan penumpang berjalan tertib dan efisien. Para pemudik diharapkan tetap disiplin dalam mengikuti arahan petugas di lokasi guna menghindari kepadatan yang tidak perlu di pintu keluar terminal. Dengan persiapan matang dari sisi infrastruktur dan pengamanan, diharapkan fase akhir dari siklus mudik Lebaran 2026 ini dapat berjalan kondusif hingga seluruh warga tiba kembali di kediaman masing-masing dengan selamat sebelum memulai rutinitas kerja esok hari.





