Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, mengungkapkan bahwa pemerintah dan DPR telah mencapai mufakat untuk melaksanakan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara bersamaan pada tahun 2025. Dasco menyatakan bahwa pertemuan antara DPR dan pemerintah telah dilakukan untuk membahas penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK yang sempat menjadi polemik.
Dasco menambahkan bahwa waktu pengangkatan secara spesifik akan diumumkan oleh pihak pemerintah. “Alhamdulillah pada waktu itu sudah disampaikan bahwa pemerintah secara serentak akan dilakukan di 2025,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Senin (17/3). Namun, ia menekankan bahwa detail mengenai waktu pengangkatan CPNS setelah Lebaran dan tahapan pengangkatan PPPK akan dijelaskan lebih lanjut oleh pihak pemerintah yang berwenang. Politisi dari Partai Gerindra ini juga menyebutkan bahwa pemerintah akan secara resmi mengumumkan keputusan tersebut pada hari Senin ini. Pengumuman akan disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menunda pengangkatan CPNS 2024 hingga Oktober 2025, sementara PPPK akan diangkat pada Maret 2026. Keputusan ini menuai kritik dari publik, terutama dari para CASN yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya dengan harapan akan diangkat pada April atau Mei 2025, sesuai janji awal.
Presiden Prabowo Subianto turut memberikan tanggapan terkait penundaan pengangkatan CPNS 2024 dan PPPK. Dalam pernyataannya yang singkat, Prabowo menyebut bahwa polemik tersebut sedang dalam proses penanganan. “Ya, lagi diurus semuanya,” kata Prabowo singkat di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3).
Kesepakatan antara pemerintah dan DPR mengenai pengangkatan CPNS dan PPPK secara serentak pada tahun 2025 menunjukkan adanya upaya untuk menyelesaikan polemik yang telah berlangsung. Meskipun demikian, keputusan penundaan ini tetap menimbulkan reaksi dari publik, terutama dari para calon pegawai yang terdampak. Diharapkan, dengan adanya pengumuman resmi dari pemerintah, kejelasan mengenai waktu dan tahapan pengangkatan dapat segera diperoleh, sehingga para calon pegawai dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang guna mendapatkan informasi yang akurat dan terkini.





