Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Tinjau Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang

Redaksi RuangInfo

Pada pagi yang cerah, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi. Dalam kunjungan ini, Pramono didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menko PMK Pratikno, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq, dan Kepala BNPB Suharyanto.

Di lokasi, Pramono dan rombongan menyaksikan langsung proses pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Fokus utama mereka adalah teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), yang mengolah sampah dengan cara mengeringkannya hingga kadar airnya di bawah 25 persen.

Pramono mengungkapkan bahwa Jakarta memproduksi sekitar 8 ribu ton sampah setiap hari. Dengan penerapan teknologi RDF di Bantargebang dan Rorotan, ia berharap jumlah tersebut dapat berkurang. “Mudah-mudahan bisa turun nanti sampai dengan 5 ribu sampai dengan 6 ribu,” ujar Pramono dengan penuh harapan.

Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa pengelolaan sampah adalah salah satu isu utama yang menjadi perhatian Kemenko PMK. Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik untuk kesehatan masyarakat. “Sehingga kami bisa meminimalisir risiko bencana dan juga risiko-risiko kesehatan akibat dari sampah maupun pengelolaan lingkungan lain,” jelas Pratikno.

Teknologi RDF diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pengelolaan sampah di Jakarta. Dengan mengurangi kadar air dalam sampah, proses pengolahan menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPST Bantargebang setiap harinya.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah sampah di ibu kota. Dengan dukungan teknologi dan kerjasama antar lembaga, diharapkan pengelolaan sampah di Jakarta dapat menjadi lebih baik dan berkelanjutan. Pemerintah juga terus mendorong partisipasi masyarakat dalam mengurangi produksi sampah dan mendukung program daur ulang.

Kunjungan Gubernur Pramono Anung ke TPST Bantargebang menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif di Jakarta. Dengan penerapan teknologi RDF dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan masalah sampah di ibu kota dapat diatasi dengan lebih baik, memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *