Kebakaran Gerbong Kereta di Stasiun Tugu Yogyakarta: Investigasi dan Penanganan

Redaksi RuangInfo

Polresta Yogyakarta kini tengah mengusut tuntas penyebab kebakaran yang melalap tiga gerbong kereta api cadangan di jalur stabling Stasiun Tugu Yogyakarta pada Rabu pagi (12/3). Kapolresta Yogyakarta, Kombes Aditya Surya Darma, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden tersebut.

“Nanti akan ada tim Labfor untuk memastikan penyebab kebakaran itu apakah korsleting atau ada hal-hal lain. Kami bekerja sama dengan PT KAI terkait pengamanan di lokasi sekitar,” ujar Kombes Aditya di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Komandan Regu Damkar Kota Yogyakarta, Agus Firmansyah, menjelaskan bahwa upaya pemadaman api pada tiga gerbong tersebut melibatkan 30 petugas dan memakan waktu sekitar satu jam. Tantangan utama dalam proses pemadaman adalah banyaknya asap yang dihasilkan dari benda-benda yang terbakar serta suplai air yang terbatas.

Sebelumnya, tiga unit gerbong kereta api cadangan yang terparkir di jalur stabling Stasiun Tugu Yogyakarta dilaporkan mengalami kebakaran pada pagi hari. Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran di emplasemen stasiun dan segera mengirimkan satu mobil pemadam kebakaran ke lokasi sekitar pukul 06.44 WIB.

Menurut Feni, kebakaran tersebut melanda tiga unit kereta api stainless steel yang belum disiapkan untuk rangkaian perjalanan dan masih terparkir di jalur stabling. “Jenisnya kereta stainless steel, kereta untuk penumpang, dan ada tiga kereta,” jelas Feni di Stasiun Tugu, Rabu pagi.

Setelah itu, empat unit mobil pemadam kebakaran tambahan dikerahkan untuk membantu upaya pemadaman, sehingga total terdapat lima mobil pemadam kebakaran yang menangani kejadian tersebut. Feni menyebutkan bahwa api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB.

Feni menambahkan bahwa meskipun kebakaran tersebut tidak menyebabkan kerusakan total, beberapa bagian kereta mengalami kerusakan. “Kalau kita lihat memang tidak utuh ya, ada beberapa part keretanya saja. Ya kita menyayangkan kejadian ini,” ungkap Feni.

Feni memastikan bahwa peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, meskipun aktivitas pengunjung atau calon penumpang di stasiun sempat dialihkan selama proses pemadaman berlangsung. Pihaknya juga masih menyelidiki penyebab munculnya api dalam kejadian ini, termasuk memperkirakan nominal kerugian yang ditimbulkan.

“Kejadian tidak berdampak pada perjalanan KA, kereta masih berjalan seperti biasanya,” pungkas Feni.

Kebakaran yang melanda tiga unit gerbong kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi perhatian serius pihak kepolisian dan PT KAI. Dengan investigasi yang tengah berlangsung, diharapkan penyebab pasti dari insiden ini dapat segera terungkap. Sementara itu, upaya pemadaman yang cepat dan koordinasi yang baik antara pihak terkait berhasil mencegah dampak yang lebih besar, memastikan keselamatan penumpang dan kelancaran operasional kereta api.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *