Susilo Bambang Yudhoyono Laksanakan Salat Idulfitri di Cikeas: Momen Kebersamaan Keluarga

Redaksi RuangInfo

Di bawah langit cerah Cikeas, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melaksanakan salat Idulfitri 1446 Hijriah di halaman kediamannya yang asri di Bogor, Jawa Barat. Mengenakan baju putih bersih dan songkok hitam, SBY menempati saf terdepan, tepat di belakang imam, dalam sebuah momen yang menjadi ajang kebersamaan bagi dirinya dan keluarga dalam merayakan hari kemenangan.

Salat Id di Cikeas dihadiri oleh keluarga besar SBY, termasuk putra bungsunya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Sementara itu, putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menjabat sebagai Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, memilih melaksanakan salat Id bersama Presiden Prabowo Subianto di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kehadiran sejumlah tokoh penting, seperti Menko Bidang Perekonomian periode 2019-2024 Hatta Rajasa, turut menambah khidmat suasana di Cikeas.

Salat Id di Cikeas dimulai pada pukul 06.36 WIB dengan Mayjen TNI (Purn) Ahmad Yani Basuki bertindak sebagai imam. Suasana hening dan hangat menyelimuti jemaah yang hadir, menciptakan momen yang penuh makna dan kebersamaan. Kehadiran para tokoh dan keluarga besar SBY menambah kesakralan acara ini.

Setelah melaksanakan salat Id, SBY berencana mengadakan open house di kediamannya. Acara ini menjadi kesempatan bagi keluarga, handai taulan, dan para sahabat untuk bersilaturahmi dan merayakan Lebaran bersama. “Bapak SBY akan melaksanakan salat Id di Pendopo Cikeas dan setelahnya akan menerima keluarga, handai taulan, dan para sahabat yang akan bersilaturahmi ke Cikeas,” ujar Sekjen Demokrat Herman Khaeron kepada wartawan, Minggu (30/3).

Pelaksanaan salat Idulfitri di Cikeas menjadi momen berharga bagi Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarganya. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai presiden, SBY tetap menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat dan komitmennya dalam menjaga tradisi serta nilai-nilai keagamaan. Kehadiran para tokoh penting dan keluarga besar menambah kehangatan suasana, menjadikan momen ini sebagai ajang silaturahmi yang penuh makna. Dengan open house yang digelar setelah salat Id, diharapkan kebersamaan dan persatuan dapat terus terjalin di tengah masyarakat.

TAGGED:
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *